oleh

Profil Hanna Monareh, Psikolog yang Berjuang untuk Kesehatan Mental: Awalnya dari Sebuah Buku

-Psiolog-2 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, (SOROT1.ID) — Hanna Nina Ireine Monareh, M.Psi., Psikolog, CHt, CI adalah seorang psikolog klinis yang aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental. Selain itu, ia juga pendiri Komunitas Cegah Bunuh Diri (KCBD). Di tengah meningkatnya tekanan kehidupan modern, kesehatan mental kini menjadi perhatian utama. Hanna menekankan bahwa kesehatan mental memiliki peran yang sama penting dengan kesehatan fisik.

Minat Hanna terhadap dunia psikologi tumbuh sejak masih menjadi siswa SMA ketika tinggal di asrama. Ia gemar membaca berbagai buku, salah satunya seri Chicken Soup yang banyak mengisahkan pengalaman hidup dan perjuangan seseorang menghadapi persoalan psikologis.

banner 336x280

Dari bacaan tersebut, ia mulai mengenal profesi psikolog klinis dan bercita-cita mendalami bidang tersebut. Selain itu, lingkungan keluarga turut memberi pengaruh. Ibunya merupakan seorang guru Bimbingan Konseling (BK), sehingga Hanna sejak kecil cukup akrab dengan dunia pendidikan dan pendampingan psikologis.

Di balik kiprahnya sebagai praktisi kesehatan mental, perjalanan karier Hanna ternyata tidak dimulai dari dunia psikologi. Ia justru mengawali pendidikan tinggi di Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Sam Ratulangi, Manado. Dalam Podcast Tribun Manado yang dipandu Editor Senior David Kusuma, Hanna mengungkapkan bahwa dirinya sempat menjalani kuliah arsitektur selama empat semester sebelum akhirnya memutuskan berpindah ke Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta.

Menurut Hanna, banyak orang menganggap arsitektur dan psikologi merupakan dua bidang yang tidak saling berkaitan. Namun baginya, keduanya memiliki kesamaan karena sama-sama membutuhkan kreativitas dan seni dalam memahami manusia.

“Kalau di arsitektur kita berbicara tentang seni membangun. Di psikologi kita berbicara tentang seni memahami manusia, karena setiap orang memiliki pendekatan yang berbeda,” ujarnya.

Sejak 2014, Hanna bertugas sebagai Psikolog Klinis di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Ia juga mendirikan praktik psikologi serta menjadi Founder Komunitas Cegah Bunuh Diri yang aktif memberikan edukasi mengenai kesehatan mental kepada masyarakat.

Selama lebih dari 14 tahun berkarier sebagai psikolog klinis, Hanna juga dipercaya menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah maupun swasta serta menjadi kontributor edukasi kesehatan mental di Sulawesi Utara.

Di bidang organisasi profesi, Hanna pernah menjabat Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) Wilayah Sulawesi Utara selama dua periode, yakni 2017–2022 dan 2022–2026. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi, di antaranya Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Sulawesi Utara, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI), Asosiasi Psikologi Forensik HIMPSI, hingga menjadi Sahabat Saksi Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Dalam pandangannya, kesehatan mental memiliki peran yang sama penting dengan kesehatan fisik. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap persoalan mental sebagai sesuatu yang sepele. Menurut Hanna, stres merupakan kondisi yang wajar dialami setiap orang. Namun stres yang tidak dikelola dengan baik dapat berkembang menjadi gangguan psikologis yang lebih serius.

Ia menjelaskan bahwa seseorang perlu mulai mencari bantuan profesional ketika pikiran negatif terus berulang, kehilangan harapan, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga muncul keinginan menyakiti diri sendiri.

Selain itu, Hanna menekankan pentingnya mengenali “alarm” yang diberikan tubuh ketika mengalami tekanan berlebihan.

“Kita harus belajar mengenali kondisi tubuh, menentukan prioritas, serta memiliki orang yang dipercaya untuk berbagi cerita. Itu menjadi langkah awal menjaga kesehatan mental,” katanya.

Hanna Monareh merupakan putri dari Almarhum Harold Paulus Benyamin Monareh SH MH mantan Sekertaris Kota Manado (Sekot) sekaligus Mantan Kadis Pendidikan Sulawesi Utara, meninggal pada 9 Maret 2014.

“Di mata pemerintah dan masyarakat, beliau dikenal sebagai sosok yang sangat bertanggung jawab, tidak pernah mengeluh saat diberikan tugas, dan memiliki dedikasi yang tinggi,” ujar Hanna.

Ayahnya juga dikenal sebagai sosok yang punya jiwa sosial yang tinggi. Sifat sang ayah ini ikut menurun ke dirinya. Hingga pada tanggal 21 Mei 2021 ia mendirikan KCBD, sebuah komunitas yang aktif bergiat merangkul individu-individu rentan.

Biodata dan Riwayat Pekerjaan

Nama: Hanna Nina Ireine Monareh, M.Psi., Psikolog, CHt, CI (Psikolog Klinis & Certified Hypnotherapist)

Pendidikan – 2009 – 2012: S-2 Magister Profesi Psikologi Klinis Universitas Persada Indonesia YAI, Jakarta – 2004 – 2008: S-1 Psikologi Universitas Persada Indonesia YAI, Jakarta – 2002 – 2004: Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Sam Ratulangi (tidak selesai) – 1999 – 2002: SMA Kristen Model Tomohon – 1996 – 1999: SMP Katolik Pax Christi Manado – 1990 – 1996: SD Katolik Santa Theresia Manado – 1990: TK Santa Theresia Manado

Pengalaman Kerja – 2014 – sekarang: Psikolog Klinis RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado – Pendiri (Founder) Psychological Practice Hanna & Consultant – Pendiri (Founder) Komunitas Cegah Bunuh Diri – Psikolog Klinis YPK Ora et Labora, Jakarta Selatan – Psikolog Klinis & Supervisor di Concentration First, ADHD Centre Gading Serpong, Tangerang – Pegawai Citibank Jakarta

Organisasi – Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Sulawesi Utara (2017–2022, 2022–2026) – Pengurus PKK Pokja 1 Kota Manado (2016–2021) – Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Provinsi Sulut (2016–2020) – Pengurus Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Sulut (2017–2022) – Wakil Kepala Pusat Layanan Autis Provinsi Sulut (2014 – 2020) – Sekretaris Komite Tenaga Kesehatan Lain RSUP Prof. Kandou (2019 – 2023) – Anggota Asosiasi Psikologi Forensik HIMPSi (2016 – sekarang) – Sahabat Saksi Korban Lembaga Perlindungan Saksi & Korban (2024 – sekarang)

Aktivitas Lain – Menjadi narasumber di berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. – Menjadi kontributor kesehatan mental di Provinsi Sulawesi Utara. – Berprofesi sebagai Psikolog Klinis selama 14 tahun.

Orang Tua – Ayah: Harold Paulus Benyamin Monareh, S.H., M.Si. (alm.) Pernah menjabat sebagai Sekretaris Kota Manado – Jabatan terakhir sebagai Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara – Ibu: Dra. Adelina Juliana Mokalu, M.Si. Pensiunan Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di SMA N 1 Manado. (Red)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *