oleh

Kolaborasi Tangguh Lanal Ranai Bersama Tim Gabungan: Kebakaran Lahan Gambut 30 Hektare di Tanjung Semedang Natuna Berhasil Dipadamkan ​

-Natuna, TNI-7 Dilihat
banner 468x60

NATUNA, (SOROT1.ID) — Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat kembali dibuktikan oleh jajaran TNI Angkatan Laut. Melalui Lanal Ranai, unsur TNI AL bersama tim gabungan bergerak sigap memadamkan amukan si jago merah yang melalap lahan gambut seluas kurang lebih 30 hektare di Tanjung Semedang, Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Minggu (23/8/2026).

​Insiden kebakaran tersebut bermula ketika warga mendapati munculnya titik api pada pukul 14.28 WIB. Situasi di lapangan dengan cepat menjadi kritis karena kondisi lahan yang kering dipadu dengan tiupan angin yang cukup kencang, membuat kobaran api dengan mudah merambat dan membesar di atas area gambut.

​Mendapatkan laporan darurat tersebut, tim gabungan tanpa buang waktu langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pemadaman serta pendinginan secara terpadu.

banner 336x280

​Dalam misi penanggulangan ini, Lanal Ranai mengerahkan kekuatan penuh dengan menurunkan 1 unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter serta 1 unit mobil Patwal Denpom. Armada dan personel tersebut bergabung bersama unsur pendukung lainnya, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran Pemda Natuna, Damkar Polres Natuna, armada tangki air PDAM Natuna, Babinsa Koramil Bunguran Selatan, hingga jajaran Polri.

​Selain berjibaku menyemprotkan air ke titik-titik api utama, petugas di lapangan juga sigap melakukan pengaturan dan pengamanan arus lalu lintas di sekitar akses jalan dekat lokasi kejadian guna memastikan kelancaran mobilitas kendaraan darurat yang keluar masuk.

​Berkat kerja keras, strategi pemadaman yang taktis, serta sinergitas yang solid dari seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dilumpuhkan sepenuhnya pada pukul 18.00 WIB. Setelah api padam, tim tetap melanjutkan penyiraman untuk proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara tersembunyi yang tersisa.

​Dari total sekitar 30 hektare lahan kosong dan gambut yang terdampak, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada permukiman warga. Hingga saat ini, aparat berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti munculnya kebakaran tersebut.

​Kehadiran TNI AL melalui Lanal Ranai menjadi wujud nyata kepedulian dalam membantu masyarakat, menjaga lingkungan dan memperkuat sinergitas antar instansi terkait.
​Sebagai langkah antisipasi ke depan, Lanal Ranai bersama instansi terkait di Kabupaten Natuna berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli serta pemantauan berkala guna mencegah potensi kemunculan titik api baru di tengah musim yang rawan. (***/Ril)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *