oleh

Perkuat Kolaborasi Antar-Daerah, Wali Kota Medan Kepincut Inovasi Kemudahan Investasi dan Pemberdayaan UMKM Kota Batam

banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Semangat sinergi dan kolaborasi antardaerah kian diperkuat oleh dua kota besar di Pulau Sumatera. Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Pemko Medan secara resmi membuka peluang kerja sama strategis yang mencakup sektor investasi, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga penyerapan tenaga kerja.

Peluang emas ini mengemuka dalam kunjungan kerja resmi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama jajarannya ke Kantor Wali Kota Batam, Rabu (26/8/2026). Kedatangan rombongan disambut secara langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja jajaran Pemko Medan.

Ia menilai bahwa forum studi komparatif dan pertukaran gagasan antarkota merupakan instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk saling belajar dan menguatkan keunggulan masing-masing.

“Setiap daerah memiliki keunggulan dan tantangannya sendiri. Melalui studi komparatif ini, kita bisa saling memperkuat, berbagi keunggulan, serta memperluas cakrawala berpikir demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing kota,” ungkap Amsakar.

Di hadapan Wali Kota Medan, Amsakar memaparkan posisi strategis Batam yang sejak dekade 1970-an telah dirancang sebagai motor penggerak industri, perdagangan, alih kapal, dan pariwisata. Keunggulan tersebut semakin kokoh berkat status Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone / FTZ) serta infrastruktur pelabuhan dan bandara yang terintegrasi.

Amsakar mengungkapkan, hingga Semester I 2026, realisasi investasi di Kota Batam telah berhasil menembus angka mendekati Rp30 triliun. Capaian fantastis ini didorong oleh komitmen Pemko Batam dalam memangkas hambatan birokrasi melalui inovasi tata kelola, seperti penerapan Dashboard Investasi Real Time serta pembentukan tim khusus beranggotakan 30 Duta Investasi yang bertugas mendampingi investor secara proaktif.

“Investasi Batam kini semakin meluas ke sektor digital, seperti data center dan artificial intelligence (AI) di Nongsa Digital Park yang melibatkan kolaborasi pemain global,” tambahnya.

Tidak hanya fokus pada investasi skala besar, Amsakar juga menjelaskan bahwa Pemko Batam—di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra—menaruh perhatian serius pada sektor UMKM. Pemerintah menghadirkan program pinjaman tanpa bunga bagi usaha mikro serta pengelolaan dana bergulir melalui BLUD PPD dengan bunga tetap 4 persen per tahun, yang sukses mempertahankan rasio kredit macet (NPL) di angka aman 2 persen.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat kerja sama dalam kerangka Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Dengan populasi mencapai 2,5 juta jiwa dan realisasi investasi Semester I sebesar Rp6,44 triliun, Kota Medan terus melakukan pembenahan tata kelola perkotaan.

Rico memaparkan sejumlah proyek prioritas di Medan, di antaranya pembangunan 12 ruas Bus Rapid Transit (BRT) yang didukung 280 armada bus listrik, pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern Waste-to-Energy (PSEL), serta pembinaan masif bagi 50.000 hingga 150.000 pelaku UMKM melalui sentra Galeri Mustika Deli.

Pihaknya mengaku sangat terkesan dan tertarik untuk mempelajari strategi kemudahan perizinan serta konsep jemput bola melalui Duta Investasi yang diterapkan oleh Pemko Batam.

“Skema penjemputan bola melalui Duta Investasi dan pembiayaan bunga rendah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat juga bisa kita pelajari dan terapkan di Medan,” puji Rico.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, kedua kepala daerah sepakat menindaklanjuti penjajakan kerja sama ke dalam bentuk aksi nyata. Beberapa poin kolaborasi strategis yang disepakati meliputi:

  • Promosi Silang Produk UMKM: Pelaksanaan cross-display produk unggulan antara Galeri Mustika Deli di Medan dan gerai Dekranasda Kota Batam.

  • Penyerapan Tenaga Kerja Terampil: Membuka peluang penyaluran tenaga kerja siap kerja dari Medan untuk memenuhi kebutuhan sektor industri berteknologi tinggi dan investasi yang masif di Batam.

  • Penguatan Tata Kelola Pemerintahan: Pertukaran praktik terbaik (best practices) dalam manajemen fiskal, pelayanan publik, dan iklim investasi daerah.

Pertemuan strategis antar-dua kota perdagangan dan industri terkemuka di wilayah Sumatera ini ditutup dengan komitmen kuat untuk mendelegasikan teknis pembahasan kepada masing-masing OPD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Acara kemudian diakhiri dengan prosesi pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *