oleh

Ratusan Warga Batu Merah-Tanjungsengkuang Geruduk DPRD, Tagih Janji Soal Krisis Air

-DPRD Batam-36 Dilihat
banner 468x60

Sorot1.id — Masalah krisis air bersih di Kota Batam belum juga menemukan titik terang. Senin (8/9/2025), ratusan warga dari Kelurahan Batu Merah dan Tanjungsengkuang, Kecamatan Batu Ampar, mendatangi DPRD Batam untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III.

Mereka menuntut solusi permanen karena pasokan air yang sudah lama dinantikan tak kunjung normal.

banner 336x280

Pertemuan ini menjadi sorotan karena dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi oleh pejabat BP Batam dan manajemen Air Batam Hilir (ABH). Kehadiran Amsakar menunjukkan seriusnya pemerintah dalam menyikapi persoalan yang sudah berlarut-larut ini.

Keluhan Warga: Tandon Air dan Tangki Tidak Efektif

Dalam forum terbuka tersebut, warga kembali mencurahkan kekecewaan mereka. Mereka mengeluhkan solusi sementara yang diberikan selama ini, seperti penyediaan tandon air dan suplai air melalui mobil tangki.

“Air itu kebutuhan pokok, tapi sampai hari ini kami masih kesulitan. Tandon yang dibangun malah tidak efektif karena airnya turun lagi ke bawah. Kami yang di bagian atas bukit tidak kebagian,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Dampak krisis air ini bahkan melumpuhkan aktivitas fasilitas umum. Pihak SMAN 14 Batam melaporkan bahwa mereka terpaksa meminjam toilet di masjid terdekat karena pasokan air yang tidak mencukupi untuk hampir seribu siswa.

Komitmen Wali Kota: Solusi Jangka Panjang dan Pendek

Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Amsakar Achmad berjanji akan mencari solusi secepatnya.

Untuk jangka panjang, ia menyebut bahwa pemerintah dan BP Batam sedang menggenjot pembangunan infrastruktur distribusi air.

“Untuk solusi jangka panjang, kita targetkan masalah distribusi bisa teratasi pada pertengahan 2026. Infrastruktur air yang sedang dibangun harus benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujar Amsakar.

Sebagai solusi jangka pendek, Amsakar berjanji akan menambah jumlah armada mobil tangki dan memperbaiki jadwal distribusinya agar lebih teratur.

Ia meminta warga untuk memberi waktu agar perbaikan infrastruktur dapat berjalan optimal.

 

DPRD Batam: Siap Kawal Sampai Tuntas

RDPU yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan pernyataan tegas dari Ketua Komisi III, Muhammad Rudi.

Ia menegaskan bahwa Komisi III akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas.

“Kita sama-sama mengawal ini, dan jika ada permasalahan segera sampaikan untuk dapat dikoordinasikan langsung dengan pihak ABH dan BP Batam,” tegas Rudi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik bagi penyelesaian masalah air bersih di Batam. Keterlibatan langsung Wali Kota dan komitmen DPRD Batam memberikan harapan baru bagi ribuan warga yang sudah lama menderita karena krisis air. (Zul)

Redaktur : Ramadan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *