oleh

Hari Ini 2 Rumah Sakit dan 3 Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

-Berita-31 Dilihat
banner 468x60

TNI AL Kirim Dua Kapal Rumah Sakit dan KRI untuk Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

TNI Angkatan Laut (AL) telah mengerahkan dua kapal rumah sakit dan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membawa bantuan kemanusiaan serta tim medis ke lokasi bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan bencana alam yang menimpa ratusan warga di tiga provinsi tersebut.

Dua kapal rumah sakit yang dikerahkan adalah KRI dr Soeharso-990 (SHS) dan KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW). Kedua kapal tersebut akan membawa tim medis lengkap beserta fasilitas kesehatan yang dibutuhkan. Sementara itu, tiga kapal perang yang turut dikerahkan yaitu KRI Teluk Gilimanuk-531 (TGK), KRI Semarang-594 (SMR), dan KRI Sutedi Senaputra-378 (SSA).

banner 336x280

Rute Pergi Kapal-Kapal TNI AL

KRI dr. Soeharso-990 (SHS) berangkat dari Jakarta menuju Kota Langsa, Aceh. Sedangkan KRI Teluk Gilimanuk-531 (TGK) bergerak dari Jakarta menuju Kota Lhokseumawe, Aceh. KRI Semarang-594 (SMR) juga berangkat dari Jakarta menuju Pulau Nias, Sumatra Utara.

Sementara itu, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW) berangkat dari Surabaya menuju Sibolga. KRI Sutedi Senaputra-378 (SSA) yang sudah berada di wilayah Belawan bergerak menuju Langsa.

Seluruh kapal tersebut bergerak pada 30 November 2025, dengan pemberangkatan dari Dermaga Kolinlamil Jakarta. Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, proses embarkasi logistik dikoordinir oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III.

Bantuan Logistik yang Disiapkan

Bahan-bahan logistik yang dimuat di semua KRI mencakup bahan makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, dan tabung oksigen. Selain itu, kapal-kapal TNI AL juga membawa personel khusus penyelamat dan lima helikopter yang akan digunakan untuk misi pengintaian udara, evakuasi, dan pengiriman bantuan cepat.

Tim Penyelamat TNI AL terdiri dari Gabungan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) untuk membantu pencarian dan evakuasi korban di lokasi bencana. Selain itu, TNI AL juga telah mengantisipasi pengerahan pasukan tambahan ke lokasi bencana dengan mengerahkan personel dan material dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di masing-masing Kodaeral.

Fokus pada Pelayanan Kesehatan

TNI AL memfokuskan pengerahan Kapal Rumah Sakit yakni KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. KRI dr. Soeharso-990 mengangkut 9 personel Departemen Kesehatan KRI ditambah 80 personel dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa satu set Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) lengkap dengan tenda, velbed, dan ambulans.

Sementara itu, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 membawa 11 personel medis KRI dan berbagai peralatan kesehatan, termasuk ambulans dan tabung oksigen dalam jumlah besar. Hal ini menunjukkan komitmen TNI AL untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang maksimal kepada korban bencana alam.

Kondisi Terkini Bencana

Hingga kini, tercatat ratusan warga meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Aceh, Sumut, dan Sumbar sejak Selasa (25/11/2025). Ribuan jiwa lainnya terdampak oleh bencana tersebut. Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap puluhan korban yang dilaporkan hilang.

Bantuan berupa bahan makanan hingga peralatan dari pemerintah terus mengalir ke titik-titik lokasi terdampak. Sejumlah pejabat pemerintah juga telah mendatangi titik-titik pengungsian untuk memberikan dukungan dan bantuan langsung kepada para korban.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *