oleh

Bank Mandiri Rilis Obligasi Berkelanjutan Rp5 Triliun

banner 468x60

Pendanaan Berkelanjutan untuk Pembiayaan yang Inklusif

Bank Mandiri, salah satu bank terbesar di Indonesia, kembali mengambil langkah strategis dengan membuka penawaran awal Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025. Dalam aksi korporasi ini, Bank Mandiri menargetkan penerbitan obligasi sebesar Rp 5 triliun. Penawaran ini merupakan bagian dari upaya perseroan dalam memperkuat struktur pendanaan dan meningkatkan kapasitas pembiayaan yang berkelanjutan.

Penerbitan obligasi keberlanjutan ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional serta mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Melalui instrumen ini, Bank Mandiri ingin menunjukkan komitmen terhadap praktik pembiayaan yang selaras dengan agenda transisi dan keberlanjutan nasional.

banner 336x280

Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menyampaikan bahwa instrumen ini dirancang untuk menghadirkan pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan transformasi ekonomi. “Dengan sinergi yang tepat, kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis sejalan dengan keberlanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Ari dalam keterangan resminya.

Dana untuk Proyek Berwawasan Lingkungan dan Sosial

Dana hasil penawaran umum, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk membiayai atau membiayai kembali proyek sesuai Kerangka Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial. Ari menegaskan bahwa kebutuhan pendanaan berkelanjutan semakin meningkat di tengah pergeseran praktik bisnis menuju standar ESG yang lebih ketat.

Instrumen ini diharapkan dapat memperluas kapasitas pembiayaan hijau dan sosial, serta memperkuat likuiditas intermediasi. Hal ini penting untuk mengakselerasi ekonomi kerakyatan dan memastikan pertumbuhan bisnis yang inklusif dan adaptif.

Peringkat Tinggi dan Minat Investor yang Meningkat

Instrumen ini telah memperoleh peringkat idAAA dari Pefindo, yang mencerminkan kualitas aset dan profil risiko perseroan yang solid. Bank Mandiri menilai minat investor terhadap instrumen berkelanjutan terus meningkat sejalan dengan ekspansi pembiayaan hijau dan sosial yang semakin dibutuhkan berbagai sektor.

Dengan penerbitan ini, Bank Mandiri mempertegas posisi sebagai motor intermediasi yang mendukung pembiayaan strategis dan berkelanjutan. Perseroan berharap alokasi dana dapat terserap optimal dalam satu tahun sesuai ketentuan POJK 18 Tahun 2023 sehingga memberikan dampak ekonomi lebih luas serta menguatkan ketahanan sektor keuangan nasional.

Rincian Penawaran Obligasi

Obligasi keberlanjutan ini akan diterbitkan dalam tiga seri dengan tingkat bunga tetap dan tenor 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun. Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan melalui KSEI dengan distribusi awal dijadwalkan pada 19 Desember 2025.

Berikut adalah jadwal penawaran obligasi:

  • Penawaran awal: 28 November sampai 4 Desember 2025
  • Masa penawaran umum: 15 sampai 16 Desember 2025
  • Masa penjatahan: 17 Desember 2025
  • Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 22 Desember 2025

Dengan penawaran ini, Bank Mandiri tidak hanya memperkuat struktur pendanaannya, tetapi juga berkomitmen untuk memastikan setiap keputusan strategis dapat menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan memperkuat momentum pertumbuhan yang inklusif.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *