Inovasi Layanan Paspor di Surakarta Immigration Lounge
Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan harapan bahwa Surakarta Immigration Lounge tidak akan memberlakukan kuota harian bagi pemohon paspor. Ia menekankan bahwa semakin banyak masyarakat yang bisa dilayani, semakin baik. Hal ini disampaikannya saat meresmikan Surakarta Immigration Lounge yang berlokasi di Mal Solo Square, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Senin, 1 Desember 2025.
Agus menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan layanan imigrasi dengan menambah 18 kantor layanan publik baru di berbagai daerah di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Keberadaan Surakarta Immigration Lounge di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bengawan diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam pengurusan paspor, bahkan di hari Sabtu dan Minggu.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun dalam menghadirkan layanan publik yang berbasis kenyamanan. “Surakarta Immigration Lounge adalah wujud pelayanan yang lebih mudah, modern, nyaman, dan lebih dekat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dampak Ekonomi dan Pelayanan Prima
Surakarta Immigration Lounge diprediksi akan meningkatkan jumlah pengunjung Mal Solo Square dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Solo dan sekitarnya. “Tenant-tenant di dalam mal merasakan dampak ekonomi dari kehadiran Surakarta Immigration Lounge ini,” ujar Agus.
Pelayanan di Surakarta Immigration Lounge buka setiap hari, termasuk hari Sabtu dan Minggu. Hal ini menjadi bentuk pelayanan prima dari Imigrasi untuk masyarakat. Salah satu hal spesial dari tempat layanan tersebut adalah percepatan paspor setiap hari. Berbeda dengan layanan percepatan yang dulu hanya tersedia di Kantor Imigrasi setiap hari Senin-Jumat.
Agus juga menyarankan agar Surakarta Immigration Lounge bekerja sama dengan lembaga permasyarakatan (lapas) yang memiliki kegiatan pembinaan bagi warga binaan atau narapidana. Hal ini bertujuan agar makanan ringan yang disediakan di Surakarta Immigration Lounge dapat memberikan dampak ekonomi bagi lapas dan narapidananya.
Fasilitas dan Layanan yang Disediakan
Selain Solo, fasilitas Immigration Lounge sudah ada di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Medan, dan empat titik di Jakarta. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, menjelaskan bahwa Surakarta Immigration Lounge merupakan inovasi pelayanan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan paspor yang cepat dan mudah dijangkau.
Layanan yang disediakan oleh Surakarta Immigration Lounge mencakup:
- Paspor Reguler: Proses selesai dalam 4 hari kerja setelah foto dan wawancara.
- Layanan Prioritas: Khusus bagi warga rentan, seperti lansia usia 60 tahun ke atas, ibu hamil, anak-anak usia 0-5 tahun, dan penyandang disabilitas.
- Jam Operasional:
- Senin-Jumat: 10.00 hingga 18.00 WIB
- Sabtu dan Minggu: 10.00 hingga 14.00 WIB
Dengan adanya Surakarta Immigration Lounge, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan cepat dalam pengurusan paspor. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan imigrasi di Indonesia.














Komentar