oleh

Jenazah Istri Nanoe Biroe Dibawa ke Setra Badung Hari Ini

-Berita-27 Dilihat
banner 468x60

Jenazah Istri Musisi Bali Nanoe Biroe Akan Diaben Hari Ini

Jenazah istri dari musisi Bali, Nanoe Biroe, yaitu Ni Made Murniasih atau dikenal dengan panggilan Uny, akan diaben hari ini, Jumat 5 Desember 2025 di Setra Badung, Denpasar, Bali. Sebelumnya, ia meninggal dunia pada Jumat, 28 November 2025 di RSUD Bali Mandara.

Nanoe Biroe dalam keterangan resminya melalui Facebook Nanoe Biroe menyampaikan bahwa sang istri dirawat di rumah sakit sejak 11 November 2025 pagi. “Dirawat inap sampai akhirnya beliau berpulang, kemarin malam, 28 Nopember 2025, pukul 22.38 Wita,” tulisnya.

banner 336x280

Uny meninggal setelah menjalani perawatan medis selama lebih dari dua minggu. Menurut keterangan dokter, ia mengidap kanker serviks. Meskipun dalam kondisi sakit, Uny tetap menunjukkan semangat dan optimisme untuk pulih. “Beliau masih penuh optimis untuk sembuh. Satu kalimat yang setiap hari saya tanyakan kepadanya adalah, dari satu sampai sepuluh, berapa niat dan harapan mamak untuk sembuh? Dan sampai hari terakhir, ia menjawab sepuluh,” ungkap Nanoe Biroe.

Di detik-detik sebelum kehilangan kesadaran, Uny menyampaikan dua kalimat penting. Pertama, ia mengucapkan, “Gek rindu sekolah, kangen mengajar”, saat memainkan lagu Mars Smapan via YouTube. Kalimat kedua, ia mengucapkan sambil mengangkat tangannya yang sudah berisi jarum dengan selang infus, yakni, “Tetap semangat nanang.”

Nanoe Biroe mengenang sang istri sebagai wanita kuat, perkasa, dan luar biasa. Jenazah Uny disemayamkan di rumah duka di Br. Buagan Denpasar pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 07.00 Wita dan diaben hari ini di Setra Badung, pukul 12.00 Wita.

Sosok Periang

Sosok Uny semasa hidupnya adalah seorang guru yang mengajar mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 8 Denpasar. Dra. Ni Wayan Megawati, M. Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum mengatakan Uni atau yang bernama lengkap Ni Made Murniasih, S. Ag., M.Pd.H. bertugas di SMAN 8 Denpasar sejak Tahun 2008.

“Selain menjadi guru mapel, beliau juga dipercaya sebagai koordinator Pembina OSIS SMAN 8 Denpasar juga sebagai ketua TPPK (Tim Penanganan Perundungan dan Kekerasan) SMAN 8 Denpasar,” jelas Mega pada Selasa 2 Desember 2025.

Mega mengungkapkan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap tugas yang diembannya dan teguh dalam memegang prinsip. “Proses pembelajaran dengan disiplin plus sentuhan humanis dalam menangani siswa menjadi ciri khas beliau. Oleh karena itu beliau sangat dicintai siswanya dan dikenang oleh alumni. Humble juga menjadi kesan jika setiap orang bertanya tentang beliau, menjaga hubungan yang baik dan harmonis dengan semua warga sekolah layaknya keluarga sendiri membuat seluruh warga SMA Negeri 8 Denpasar merasa amat sangat kehilangan,” kenang Mega.

Uni sebelumnya mengajar khusus di Kelas XII dan terakhir mengajar pada akhir bulan September 2025 karena sudah sakit. “Sangat banyak kenangan, karena beliau orangnya humoris, selalu tersenyum dan ceria,” pungkasnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *