oleh

Suara Kemanusiaan Kendal: Membangun Empati untuk Negeri yang Luka

banner 468x60

Kegiatan Galang Dana di Alun-alun Kendal untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Pada malam akhir pekan, suara petikan gitar akustik dari Alun-alun Kendal menarik perhatian Fahmi Usman yang sedang beristirahat setelah perjalanan menuju Kota Semarang. Dari warung-warung kaki lima di seberang jalan, Usman segera bergegas menuju Alun-alun Kendal untuk menyaksikan keramaian yang terjadi.

Malam itu menjadi sesi terakhir aksi galang dana yang digelar oleh Forum Wartawan Kendal bersama Polres Kendal, dengan tujuan membantu korban banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra melalui pentas musik sederhana. Di tengah keramaian tersebut, Usman mengambil napas dalam-dalam, membayangkan kondisi para korban bencana yang masih menunggu bantuan.

banner 336x280

Meskipun tidak pandai bernyanyi, rasa empati membuatnya ingin menyisihkan sedikit rezeki dari hasil keringatnya. “Bagaimanapun juga, saudara-saudara kita di sana sangat membutuhkan bantuan. Kita dari sini melakukan apa yang kita bisa, meski hanya bisa memberi sedikit semoga bermanfaat,” ujarnya pada Sabtu (6/12/2025) malam.

Ketua Forum Wartawan Kendal, Iswahyudi menjelaskan bahwa aksi galang dana ini dilakukan dari tanggal 4 hingga 6 Desember, mulai pukul 19:00 hingga 21:00 WIB. Aksi ini diadakan secara dadakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Tidak ada kemewahan atau paksaan dalam nominal sumbangan. Pentas musik digelar sederhana dengan alat musik seadanya, dan pengunjung dipersilakan menyumbangkan suaranya atau membacakan puisi penuh makna.

“Hanya ini yang bisa kami lakukan. Selebihnya kami hanya bisa mendoakan agar para korban meninggal mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan untuk korban yang masih hilang semoga bisa segera ditemukan,” kata Iswahyudi.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar berharap aksi solidaritas ini dapat memantik kepedulian yang lebih luas, sehingga bisa meringankan beban warga yang tertimpa musibah. “Ini inisiatif dari teman-teman wartawan yang ada di Kendal. Kami dari Polres merespons dengan positif dan memfasilitasi live musiknya,” ujarnya.

Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi juga turut meramaikan acara tersebut dengan menyanyikan beberapa lagu yang diiringi oleh personel Polres Kendal. “Ini mengetuk kepedulian kita semua terhadap nasib saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Semoga apa yang kita lakukan bersama ini bisa sedikit membantu saudara-saudara kita,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan Pemkab Kendal telah membuka donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra. Langkah ini dilakukan sebagai wujud empati kemanusiaan atas musibah yang menewaskan ratusan korban jiwa.

“Berapapun bantuannya, akan kami terima karena ini merupakan wujud rasa kemanusiaan atas saudara-saudara kita di sana. Dan ini sangat dibutuhkan sekali,” ujar Bupati yang akrab disapa Tika.

Bupati menjelaskan, bantuan akan diberikan dalam bentuk uang. Pihaknya sudah membuka rekening khusus untuk donasi bagi semua pihak, termasuk ASN Pemkab Kendal. Hal ini dilakukan agar proses penghimpunan dan penyaluran bantuan berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Kami mengajak seluruh ASN, serta awak media, untuk turut memberikan sumbangan seikhlasnya guna meringankan beban para korban,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Tika menjelaskan bahwa bantuan berupa uang akan disalurkan langsung ke wilayah terdampak yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan. Ia menegaskan bahwa bantuan dalam bentuk uang lebih dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan para korban terdampak.

“Kalau kemarin kita di Banjarnegara berupa barang. Tapi ini karena jaraknya terlalu jauh, dan kebutuhan mendesak maka kita sumbangan dalam bentuk uang,” tutupnya.




banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *