oleh

Bertolak ke Tanah Suci, Wali Kota Batam Amsakar Achmad Ikut Kloter Terakhir Embarkasi Batam

-Pemko Batam-11 Dilihat
banner 468x60

Sorot.id — Langit Kota Batam pada Kamis (21/5/2026) sore tampak teduh, seolah mengiringi langkah 187 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 25 yang bersiap meninggalkan Tanah Air. Hari itu menjadi momen penutup yang sarat emosi bagi penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Batam tahun 2026.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir langsung di Asrama Haji Batam untuk memimpin prosesi pelepasan. Kloter terakhir ini memiliki catatan istimewa: selain membawa jemaah dari Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau, rombongan ini juga diikuti oleh jemaah dari Provinsi Jambi.

banner 336x280

Tak hanya warga biasa, di antara barisan jemaah yang mengenakan seragam putih bersih tersebut, tampak Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar. Kehadiran pemimpin daerah ini memberikan warna tersendiri dalam keberangkatan kloter pamungkas tersebut.

Ritual Sebelum Perjalanan Spiritual

Suasana di Asrama Haji Batam berubah menjadi lebih khidmat ketika memasuki waktu Magrib. Sebelum bertolak menuju Bandara Internasional Hang Nadim, seluruh jemaah melaksanakan salat berjamaah. Di sela-sela waktu tersebut, terlihat pemandangan haru dari keluarga jemaah yang mengantar. Ada pelukan perpisahan, air mata haru, serta doa-doa yang dipanjatkan agar keluarga mereka kembali dengan predikat haji mabrur.

Li Claudia Chandra, dalam sambutannya, menyampaikan pesan penuh perhatian. Ia mengingatkan para jemaah bahwa perjalanan ini bukanlah perjalanan biasa, melainkan sebuah ujian ketahanan fisik sekaligus pembersihan jiwa.

“Pemerintah Kota Batam dan BP Batam terus memantau kelancaran pemberangkatan ini. Pesan kami, jaga kesehatan, saling menjaga di antara sesama jemaah, dan jangan lupa untuk terus membangun kebersamaan. Semoga perjalanan ini diridhai Allah SWT,” ujar Li Claudia dengan nada bicara yang hangat.

Apresiasi Layanan Embarkasi Batam

Keberhasilan pemberangkatan hingga kloter ke-25 ini tidak lepas dari sinergi berbagai instansi. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syafi’i, menyatakan apresiasinya atas dedikasi Pemerintah Kota Batam.

“Dukungan infrastruktur, sarana dan prasarana dari Pemko Batam sejak kloter awal hingga hari ini sangat luar biasa. Ini menjadi bukti komitmen kita bersama dalam melayani tamu-tamu Allah,” tutur Syafi’i.

Ia juga menambahkan satu pesan penting yang menjadi pengingat bagi seluruh jemaah. Menurutnya, di tengah hiruk-pikuk persiapan fisik, para jemaah harus menjaga niat hati.

“Haji bukan ajang untuk mencari gelar atau sekadar berwisata. Fokuslah untuk meraih ridha dan ampunan Allah. Jangan memaksakan diri jika fisik tidak memungkinkan, perbanyak zikir, dan selalu tunduk pada aturan yang ada di Tanah Suci,” tambahnya.

Penutup Musim Haji yang Sukses

Dengan berangkatnya Kloter 25 ini, maka Embarkasi Batam secara resmi menutup rangkaian pelayanan haji untuk musim 2026. Seluruh proses, mulai dari asrama hingga embarkasi udara, dilaporkan berjalan tanpa kendala berarti berkat koordinasi yang ketat antara pemerintah daerah, otoritas bandara, dan Kementerian Agama.

Kini, perhatian masyarakat beralih pada fase pemulangan jemaah nantinya. Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus memantau kondisi seluruh jemaah selama berada di Arab Saudi hingga nantinya kembali ke tanah air dengan selamat. (*)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *