oleh

Dongkrak Produk Lokal Naik Kelas, Pemko Batam Latih 200 Pelaku IKM Kuasai Seni Desain Kemasan dan Branding

banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Persaingan pasar yang kian kompetitif menuntut para pelaku industri kreatif untuk tidak sekadar fokus pada kualitas isi produk, melainkan juga tampilan luar. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Batam bergerak cepat membekali para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui Pelatihan Desain Kemasan di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Kamis (18/6/2026).

Acara yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, ini mengusung tema yang cukup menyengat semangat berwirausaha: “Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan: Bangun Branding Produk IKM Batam yang Lebih Kompetitif”.

banner 336x280

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemko Batam untuk mendongkrak daya saing produk lokal lewat penguatan estetika kemasan (packaging) dan strategi branding yang jauh lebih efektif.

Bukan Sekadar Bungkus, Kemasan Adalah Jualan Pengalaman

Dalam arahannya, Sekda Kota Batam Firmansyah membedah sudut pandang perilaku konsumen modern. Menurutnya, fungsi kemasan saat ini sudah berevolusi jauh dari sekadar pembungkus pelindung menjadi instrumen utama penentu keputusan membeli bagi konsumen.

“Konsumen saat ini tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli kualitas, kepercayaan, pengalaman, dan cerita yang melekat pada produk tersebut,” ujar Firmansyah di hadapan ratusan peserta.

“Kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat identitas usaha, memperluas akses pasar, bahkan membuka peluang untuk menembus pasar nasional maupun global,” lanjutnya.

Firmansyah juga membakar semangat para pelaku IKM di Kota Batam agar tidak takut berinovasi, ramah terhadap pemanfaatan teknologi digital, serta konsisten membangun reputasi merek yang kuat. Kreativitas dan adaptabilitas, tegasnya, adalah tameng utama dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah cepat.

Sebagai wujud nyata, Pemko Batam menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pertumbuhan IKM dari hulu ke hilir. Dukungan tersebut diwujudkan lewat ekosistem pembinaan yang komprehensif, mulai dari pelatihan berkala, fasilitasi promosi, kemudahan birokrasi perizinan, hingga pembukaan keran akses pembiayaan.

Sinergi Lintas Sektoral demi IKM Batam “Naik Kelas”

Apresiasi tinggi juga dilayangkan oleh Sekda Kota Batam kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau yang turut memberikan asupan edukasi terkait pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai pelindung legalitas merek lokal. Selain itu, kolaborasi apik dijalin bersama Bank Sumut melalui sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai stimulus permodalan usaha.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gufron, melaporkan bahwa agenda pelatihan intensif selama satu hari ini diikuti oleh 200 pelaku IKM yang tersebar di wilayah Batam.

Untuk memastikan transfer ilmu berjalan optimal, pelatihan ini menghadirkan para ahli di bidangnya. Di antaranya Thomas Anton Christian Tarigan dari Bank Sumut Cabang Batam yang mengupas tuntas manajemen permodalan, serta duet pakar desain, Bagustian Iskandar dan Meyani Kristina Ningrum, yang membedah anatomi visual visual kemasan yang mampu memikat mata pembeli.

Melalui pelatihan kilat berbobot ini, 200 pelaku IKM Batam diharapkan pulang dengan perspektif baru: mampu merancang identitas visual produk yang berkarakter, estetik, dan memiliki nilai jual tinggi yang siap bersaing di pasar modern. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *