oleh

Sokong Ekonomi Pesisir, Amsakar-Li Claudia Fokuskan Pemberdayaan Nelayan dan Infrastruktur Jalan di Galang

-Pemko Batam-17 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Keberlangsungan pembangunan di wilayah penyangga (hinterland) Kota Batam tidak dapat dipisahkan dari dua sektor vital: kekuatan ekonomi pesisir dan kemantapan infrastruktur logistik. Menyadari hal tersebut, pasangan pemimpin daerah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, berkomitmen penuh untuk menggeser fokus pembangunan agar lebih ramah terhadap ekosistem pesisir.

Komitmen ini ditegaskan kembali dalam agenda silaturahmi dan dialog terbuka bersama jajaran Ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat Kecamatan Galang yang berlangsung di Kantor Camat Galang, Selasa (14/7/2026).

banner 336x280

Dalam ruang dialog tersebut, aspirasi mengenai kesejahteraan nelayan menjadi salah satu isu utama yang paling hangat dibahas. Tokoh masyarakat Galang, Safii, secara terbuka menitipkan harapan agar pemerintah daerah memberikan perhatian yang lebih terarah dan masif terhadap para nelayan tradisional yang menjadi tulang punggung utama keluarga pesisir.

Merespons harapan tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa nelayan memiliki posisi tawar yang sangat strategis dalam menopang ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi makro di Batam, khususnya di wilayah pulau-pulau Galang.

“Nelayan merupakan salah satu penopang utama ekonomi masyarakat pesisir Batam, khususnya di Galang. Karena itu, kesejahteraan mereka sudah pasti menjadi perhatian serius kami. Pemerintah akan terus menghadirkan program pemberdayaan konkret, mulai dari penguatan bantuan sarana pendukung penangkapan ikan hingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil tangkapan nelayan,” tegas Amsakar.

Selain persoalan ekonomi pesisir, perwakilan LPM Galang, Suherman, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas jalan raya utama di wilayah Galang. Menurutnya, jalan yang mantap adalah kunci mutlak untuk kelancaran mobilitas warga sekaligus menunjang pengiriman hasil laut ke pusat kota.

Amsakar mengamini bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas tak terpisahkan dalam masterplan pengembangan kawasan Galang-Rempang ke depan. Jika konektivitas darat terintegrasi dengan baik, laju pertumbuhan ekonomi di wilayah hinterland diyakini akan melesat lebih cepat.

“Ketika pengembangan kawasan Galang-Rempang berjalan sesuai rencana, pembangunan konektivitas jalan akan langsung menjadi prioritas utama. Ini demi memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong akselerasi ekonomi yang merata,” tambah Amsakar.

Amsakar menekankan bahwa kunjungan kerja ke Galang ini adalah bagian dari komitmen tata kelola pemerintahan era baru di bawah kepemimpinan Amsakar-Li Claudia yang mengedepankan pendekatan langsung (bottom-up).

Melalui silaturahmi rutin ini, kebijakan-kebijakan strategis daerah dapat disinkronkan secara presisi agar selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Pemerintah Kota Batam optimistis, dengan keterbukaan komunikasi dan penguatan sektor pesisir, kemakmuran yang berkeadilan dapat dirasakan oleh seluruh warga hingga ke wilayah terluar. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *