oleh

Birokrasi Batam Harus Bergerak Cepat: Sekda Firmansyah Tekankan Pelayanan Publik Berbasis SOP Efektif dan Digitalisasi

banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa reformasi birokrasi di Kota Batam harus diwujudkan secara nyata melalui pelayanan publik yang semakin cepat, sederhana, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Standar pelayanan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif di atas kertas, melainkan instrumen hidup untuk mendongkrak kualitas pelayanan.

Penegasan tersebut disampaikan Firmansyah saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Standar Pelayanan dan SOP melalui Best Practice Pemerintah Kota Surabaya, yang berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, pada Selasa (4/8/2026).

banner 336x280

Firmansyah menyoroti posisi strategis Kota Batam yang terus berkembang pesat sebagai pusat investasi, industri, perdagangan, dan jasa. Dinamika pembangunan yang tinggi ini, menurutnya, menuntut kesiapan birokrasi untuk bergerak adaptif dan responsif.

“Batam bergerak cepat, maka birokrasi juga harus bergerak dengan kecepatan yang sama. SOP harus mampu menyederhanakan proses, memangkas tahapan yang tidak diperlukan, serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, jelas, dan pasti,” tegas Firmansyah.

Melalui kehadiran praktik terbaik (best practice) dari Pemerintah Kota Surabaya dalam bimtek ini, perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam didorong untuk memperkaya wawasan serta mengevaluasi sistem pelayanan yang selama ini berjalan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar adaptasi inovasi dari daerah lain tetap disesuaikan dengan karakteristik, tantangan, serta kebutuhan lokal Kota Batam. Target utamanya adalah membangun sistem pelayanan yang efektif dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Transformasi birokrasi di Kota Batam saat ini terus diarahkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam arahannya, Firmansyah juga menekankan pentingnya integrasi antara digitalisasi dan penyederhanaan proses kerja. Pemanfaatan teknologi informasi harus benar-benar berfungsi memangkas waktu serta mengeliminasi inefisiensi, bukan sekadar memindahkan proses manual ke platform digital.

“Ukuran keberhasilan kita sederhana. Masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan, alurnya jelas, waktunya pasti, dan penyelesaiannya semakin cepat. Itulah wajah birokrasi modern yang terus kita bangun di Kota Batam,” pungkasnya. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *