oleh

Polisi Berhati Malaikat! Kabid Propam Polda Kepri Rogoh Kocek Pribadi Lunasi Utang Nenek Rohila yang Kabur dari Rumah Akibat Tertipu “Raffi Ahmad” ​

-Batam, Polri-7 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya sebatas penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang membawa ketulusan. Hal ini dibuktikan langsung oleh Kabid Propam Polda Kepri, yang secara sukarela melunasi utang seorang nenek malang bernama Rohila Wati (60).

​Warga Perumahan Taman Batu Aji Indah II Blok F Nomor 10 tersebut sebelumnya harus menanggung beban hidup yang amat berat: tertipu sindikat online, terjerat rentenir berbunga mencekik, hingga terpaksa kabur meninggalkan rumahnya sendiri.

​Nasib sial ini bermula ketika Ibu Rohila menerima pesan dari orang tak dikenal di media sosial yang mengatasnamakan artis papan atas, Raffi Ahmad. Pelaku menyebutkan bahwa sang nenek beruntung mendapatkan hadiah tunai dengan jumlah besar.

banner 336x280

​Namun, layaknya modus penipuan online pada umumnya, korban diwajibkan mengirimkan uang terlebih dahulu sebagai “biaya administrasi” sebesar Rp3.000.000.

​Tertipu oleh bujuk rayu dan harapan palsu demi memperbaiki ekonomi keluarga, Rohila yang tak punya uang akhirnya nekat meminjam dana dari seorang rentenir agar bisa melakukan transfer.

Tragisnya, begitu uang berpindah tangan, pelaku langsung menghilang tanpa jejak. Janji hadiah muluk-muluk tinggal kenangan, sementara teror penagih utang mulai menghantui hari-hari sang nenek hingga membuatnya ketakutan dan memilih kabur mengungsi ke rumah saudaranya.
​Takdir Mempertemukan di SPKT Polda Kepri
​Ketulusan dan rasa kemanusiaan sering kali hadir melalui jalan yang tak disangka-sangka.

Saat berniat mencari keadilan dengan mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kepri untuk melapor, langkah Ibu Rohila berpapasan dengan Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol. Eddwi Kurniyanto yang tengah melakukan pengecekan ruang pelayanan publik.

​Melihat raut wajah korban yang tampak syok, sedih, dan kebingungan, Kombes Pol. Eddwi Kurniyanto tergerak untuk menyapa dan mendengarkan keluh kesahnya.

​Mendengar kronologi lengkap bagaimana seorang lansia harus terusir dari rumahnya sendiri akibat teror rentenir setelah menjadi korban penipuan digital, hati sang perwira tersentuh. Ia merasa iba dan bertekad untuk meringankan beban hidup yang dipikul Rohila.

​”Namanya orang tua sudah jatuh tertimpa tangga pula; tertipu penipuan online, lari dari rumah karena diteror rentenir. Begitu tahu cerita aslinya di SPKT, saya langsung tergerak hati untuk membantu melunasi semua utangnya dengan ikhlas,” ungkap Kabid Propam, Kombes Pol. Eddwi Kurniyanto, Kamis (6/8/2026).

​Tanpa menunggu lama, Kabid Propam langsung membawa Ibu Rohila ke ruang kerjanya. Di sana, di luar kapasitasnya sebagai penegak disiplin internal kepolisian, ia menunjukkan sisi humanis yang luar biasa dengan menyelesaikan masalah finansial sang nenek secara pribadi. Seluruh utang Rohila kepada rentenir dilunasi tuntas tanpa sisa.

​Kisah mengharukan ini menjadi cerminan indah dari polri yang presisi dan humanis. Berkat kepedulian spontan tersebut, Ibu Rohila kini bisa bernapas lega, terbebas dari ancaman teror, dan kembali pulang menyambung hidup dengan tenang. Sementara itu, pihak kepolisian terus mendalami jaringan penipuan online berkedok pencatutan nama pesohor ini agar tidak ada lagi warga masyarakat kecil yang menjadi korban berikutnya. (Zul)
Ramadhan

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *