oleh

Mendobrak Batas Birokrasi: Gaya Kepemimpinan Humanis Kombes Eddwi Kurniyanto Lewat Turnamen Superhero dan Program “Ngos-Ngosan” di Batam

-Polri-2 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Di tengah tuntutan institusi kepolisian yang kian kompleks dan dinamis, figur seorang pemimpin yang mampu meruntuhkan kaku birokrasi menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. Pendekatan inilah yang konsisten ditunjukkan oleh Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam) Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto.

Dikenal luas sebagai perwira yang dekat dengan masyarakat, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000 asal Jawa Timur ini membuktikan bahwa penegakan disiplin internal dan pelayanan humanis dapat berjalan beriringan tanpa sekat.

banner 336x280

Sebagai pimpinan di satuan kerja yang mengawasi disiplin dan etika personel (Bidpropam), Kombes Eddwi paham betul bagaimana menjaga kesehatan mental dan fisik anggotanya di tengah tekanan tugas yang berat. Alih-alih menggunakan pendekatan militeristik yang kaku dalam membangun soliditas, ia memilih cara-cara kreatif yang mencairkan suasana.

Baru-baru ini, Eddwi menggagas turnamen bulu tangkis khusus bagi personel Bidpropam Polda Kepri. Namun, ada yang unik dari ajang olahraga tersebut: seluruh peserta diwajibkan mengenakan kostum superhero.

Aksi para penegak disiplin yang berlari di lapangan mengenakan kostum pahlawan super ini tidak hanya mengundang gelak tawa dan mempererat kebersamaan, tetapi juga sukses mered والأ kejenuhan kerja serta memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan internal korps.

Merangkul Akar Rumput Lewat Program “Ngos-Ngosan”

Tidak hanya berfokus pada pembenahan internal, perwira melati tiga ini juga membawa semangat Polri yang humanis, adaptif, modern, dan presisi langsung ke tengah masyarakat. Melalui program inovatif bertajuk Ngos-Ngosan (singkatan dari Ngopi Santai dan Ngobrol Santai), Eddwi aktif turun ke pemukiman warga untuk menyerap aspirasi secara langsung.

Program ini telah dua kali sukses digelar di kawasan Kampung Tua Batubesar, Batam. Setelah pada Sabtu (8/8/2026) malam pekan lalu sukses merangkul para bapak-bapak warga setempat, pada Sabtu (15/8/2026) giliran para ibu-ibu warga Kampung Tua yang diajak berdialog santai sambil menikmati secangkir kopi bersama orang nomor satu di Bidpropam Polda Kepri tersebut.

Suasana cair tampak mendominasi pertemuan tanpa sekat itu. Duduk berbaur di tengah warga, Eddwi dengan sabar mendengarkan berbagai unek-unek, kritik, maupun saran dari masyarakat.

“Saya mengadakan kegiatan Ngos-Ngosan ini untuk mendengarkan langsung, apabila ada keluhan masyarakat terhadap anggota Polri khususnya anggota kita di Polda Kepri,” ujar Eddwi di sela-sela acara.

Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, forum “Ngos-Ngosan” dirancang secara strategis sebagai saluran pengawasan partisipatif. Eddwi dengan tegas membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin melaporkan dugaan pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang oleh anggota kepolisian di lapangan.

Ia menegaskan komitmen institusinya untuk tidak melindungi anggota yang “nakal” apabila terbukti bersalah.

“Ada pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang anggota, apabila ada buktinya kita siap beri tindakan sesuai kesalahannya,” tegasnya.

Selain aspek pengawasan etik, program ini juga dimanfaatkan untuk memetakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurut Eddwi, informasi yang langsung bersumber dari masyarakat akar rumput jauh lebih akurat dan berharga sebagai bahan evaluasi institusi kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah Kepri.

“Informasi dari masyarakat sangat baik untuk evaluasi kita dalam menjaga Kamtibmas,” tambahnya.

Inisiatif jemput bola yang dilakukan oleh Kombes Eddwi ini mendapatkan sambutan dan apresiasi yang luar biasa dari masyarakat setempat. Kehadiran seorang perwira menengah Polda di tengah-tengah warga biasa tanpa pengawalan ketat yang kaku menciptakan rasa aman dan kedekatan emosional tersendiri.

Salah seorang warga bernama Ella mengungkapkan rasa kagum dan syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, jarang sekali warga biasa memiliki kesempatan emas untuk mengadu dan menyampaikan saran secara langsung kepada pimpinan tinggi di tubuh kepolisian.

“Jarang-jarang kita bisa mengadu atau menyampaikan keluhan langsung pada pimpinan Polri. Dengan adanya kegiatan ini, kita selain menyampaikan keluhan juga bisa menyampaikan saran langsung pada pimpinan Polri yang ada di Polri,” tutur Ella.

Melalui terobosan kreatif seperti turnamen superhero di internal satuan dan program “Ngos-Ngosan” bagi warga luas, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto berhasil menampilkan wajah kepolisian yang modern: tegas dalam menegakkan aturan di dalam, namun hangat dan merangkul di luar. (Zul)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *