Perkuat Kedaulatan Data Bangsa, TelkomGroup Pacu Kapasitas AI Ready Data Center Hingga 1 Gigawatt

Nasional3 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, (SOROT1.ID) — Era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) menuntut kesiapan infrastruktur komputasi yang mandiri dan tepercaya di dalam negeri. Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup secara resmi memperkenalkan kapabilitas Sovereign Digital Technology dalam perhelatan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Fokus utama dalam transformasi infrastruktur digital ini tertuju pada pengembangan AI Ready Data Center yang dikelola oleh anak perusahaan Telkom, NeutraDC. Kapabilitas ini dirancang khusus untuk menjadi tulang punggung komputasi tinggi dalam memproses model-model AI di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, dengan target proyeksi kapasitas mencapai 1 gigawatt (GW).

banner 336x280

Direktur IT Digital Telkom, Kharim I. G. Siregar, bersama Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menjelaskan bahwa fondasi ini diperkuat dengan hadirnya AI ModelHub untuk menjamin kedaulatan data nasional.

“Melalui AI ModelHub, pelaku industri dan pemerintah dapat mengakses berbagai model teknologi AI secara terpadu dan aman. Hal ini memastikan pemanfaatan kecerdasan buatan berjalan optimal tanpa mengorbankan kendali atas data-data strategis nasional,” terang Kharim di sela-sela kunjungan booth pameran.

Investasi Berkelanjutan untuk Indonesia Emas

Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, menyambut baik langkah progresif TelkomGroup yang dinilai sangat sejalan dengan visi forum DTIIF 2026 bertema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”.

Menurut Sigit, penguasaan infrastruktur AI dalam negeri adalah investasi jangka panjang untuk memastikan Indonesia tidak sekadar menjadi konsumen teknologi global, melainkan mampu menjadi pemain utama di tingkat regional.

“Sinergi antara Danantara, BUMN, dan TelkomGroup ini diharapkan terus berkembang untuk melahirkan inovasi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Sigit. (***/Ril)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *