oleh

Strategi Jitu Batam, Amsakar Ungkap Resep Kemandirian Fiskal dengan Digitalisasi Pajak

banner 468x60

Sorot1.id — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membagikan resep jitu kotanya dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan kepada Walikota Serang beserta jajaran. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Walikota Batam, Kamis (16/10/2025), ini fokus pada strategi Batam mencapai kemandirian fiskal melalui inovasi dan transparansi.

Dalam paparannya, Amsakar menyoroti keberhasilan Batam yang memiliki porsi PAD lebih besar dari dana transfer pusat, yaitu sekitar Rp2,3 triliun dari total APBD Rp4,4 triliun. Angka ini membuktikan menguatnya kemandirian fiskal Batam.

banner 336x280

“Pendapatan daerah bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana pengelolaannya mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap rupiah harus kembali dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tegas Amsakar.

Digitalisasi sebagai Tulang Punggung PAD
Kunci utama keberhasilan Batam terletak pada digitalisasi sistem pajak dan retribusi. Amsakar menjelaskan bahwa Pemko Batam sangat mengandalkan lima sektor pajak utama: Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak hotel, pajak restoran, pajak listrik, dan pajak hiburan.

Untuk memastikan akurasi dan pengawasan, Batam secara masif menerapkan sistem digital ‘tapping box’ di hotel dan restoran. Perangkat ini merekam data transaksi wajib pajak secara real-time, memungkinkan pemerintah memonitor penerimaan pajak secara langsung dan transparan.

“Hingga kini sudah terpasang 834 unit tapping box. Dengan sistem ini, penerimaan pajak daerah dari sektor jasa perhotelan dan restoran dapat dipantau langsung. Ini adalah langkah penting menciptakan pengawasan pajak yang akuntabel,” jelasnya.

Amsakar menambahkan, inovasi dan kerja sama antardaerah adalah kunci memperkuat ketahanan fiskal di tingkat lokal, menegaskan komitmen Batam untuk membangun sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan adaptif.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Serang menyampaikan apresiasi tinggi atas keterbukaan Pemko Batam, memuji Batam sebagai contoh daerah yang berhasil menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tata kelola pemerintahan yang profesional.

“Kami banyak belajar dari Batam. Inovasi yang diterapkan di sini menunjukkan kepemimpinan yang visioner. Kami berharap kerja sama ini berlanjut,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Amsakar menegaskan Batam selalu terbuka untuk berbagi praktik baik.

“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya. (AS)

Redaktur : Ramadan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *