Pemilihan Jabatan Pimpinan Tinggi di Kabupaten Bangka Selatan
Sebanyak 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dinyatakan lolos seleksi administrasi dalam tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Proses lelang jabatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola birokrasi sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan di posisi-posisi penting. Penetapan pejabat baru ditargetkan rampung pada awal Desember 2025.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, menyebutkan terdapat empat jabatan yang dilelang. Tiga jabatan seleksinya berlangsung bersamaan, yakni Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH); serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sementara jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan melalui seleksi pada jadwal berbeda.
“Jadi ada empat jabatan yang dilakukan seleksi terbuka. Saat ini tiga di antaranya sudah ada nama-nama yang dinyatakan lolos seleksi administrasi,” kata Hefi kepada , Rabu (26/11/2025).
Hefi Nuranda menyampaikan bahwa hasil tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan panitia seleksi terbuka JPT Pratama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Terdapat 10 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi karena memenuhi syarat dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya. Mereka yang lolos berasal dari internal ASN pemerintah daerah setempat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak empat orang bersaing memperebutkan jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan. Keempat peserta tersebut adalah Camat Kepulauan Pongok, Budi Awan Budiawan. Lalu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah, Dedy Yuni Hardi. Kemudian, Camat Airgegas, Imam Mubarak serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Juniwar.
Sementara itu, jabatan Kepala DLH diikuti oleh tiga kandidat, yakni Sekretaris DLH, Agung Prasetyo Rahmadi. Selanjutnya, Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH, Untung Sridadi serta Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Yudi Siswanto.
Tiga orang lainnya bersaing dalam seleksi terbuka jabatan Kepala Diskominfo. Mereka adalah Camat Toboali, Amrul Mustakim. Dilanjutkan, Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah, Deni Purnomo serta Sekretaris Diskominfo, Yuri Siswanto.
“Jadi ada 10 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk seleksi terbuka tiga jabatan tersebut,” jelas Hefi Nuranda.
Adapun lanjut dia, proses lelang jabatan ini menjadi sorotan karena menyasar posisi-posisi strategis berperan langsung dalam pelayanan publik. Terutama pengelolaan lingkungan, serta keterbukaan informasi pemerintah. Pemerintah daerah menargetkan seleksi ini menghasilkan figur-figur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan rekam jejak yang baik. Tahapan seleksi telah dimulai sejak awal November.
Pengumuman dan pendaftaran calon dilaksanakan pada 9 hingga 23 November 2025. Seleksi administrasi digelar pada 24 November, dan hasilnya diumumkan pada 25 November 2025. Memasuki fase penentuan kualitas kandidat, panitia akan melaksanakan assessment pada 26-27 November 2025. Tahap ini menjadi krusial karena akan mengukur kompetensi manajerial, sosial kultural, serta kemampuan kepemimpinan para peserta.
Selanjutnya, panitia akan melakukan penelusuran rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas pada 28-29 November 2025. Tahapan ini bertujuan memastikan calon pejabat memiliki reputasi yang baik dalam menjalankan tugas serta bebas dari catatan negatif yang dapat mencederai kepercayaan publik. Tahap berikutnya adalah penulisan makalah yang dijadwalkan pada 1 Desember 2025. Dalam sesi ini, para peserta diminta memaparkan gagasan dan strategi mereka untuk mengembangkan organisasi sesuai dengan jabatan yang dilamar.
Wawancara akhir akan digelar pada 3 Desember 2025. Puncak dari seluruh rangkaian seleksi akan ditandai dengan pengumuman tiga calon terbaik untuk setiap jabatan pada 5 Desember 2025. Nama-nama tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk proses penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Nantinya hasil seleksi akan diserahkan kepada pak bupati untuk memilih calon pejabat terbaik,” ujarnya.
Hefi Nuranda menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka, objektif, dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap, melalui mekanisme seleksi terbuka ini, dapat terpilih pejabat-pejabat yang profesional dan mampu mendorong percepatan kinerja pemerintahan daerah. Dengan tahapan yang semakin mengerucut, persaingan menuju jabatan strategis dipastikan akan semakin ketat dalam beberapa hari ke depan.
“Seleksi ini diharapkan melahirkan pemimpin perangkat daerah yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Hefi.




















Komentar