Renungan Katolik Hari Ini: Pergilah ke Seluruh Dunia
Pada hari Rabu biasa Pekan I Adven, kita merayakan Pesta Santo Fransiskus Xaverius Pengaku Iman. Tema renungan hari ini adalah “Pergilah ke seluruh dunia”, yang mengajak kita untuk merenungkan panggilan universal bagi setiap umat Kristiani untuk menjadi saksi Yesus Kristus. Dalam konteks liturgi hari ini, warna putih mencerminkan kebersihan dan kebenaran Injil yang harus kita bawa ke seluruh dunia.
Bacaan Liturgi
Bacaan pertama dari 1Korintus 9:16-19, 22-23 mengingatkan kita bahwa pemberitaan Injil bukan hanya tugas, tetapi juga keharusan. Paulus menyatakan bahwa ia tidak memiliki alasan untuk membanggakan diri, karena ia diberi tanggung jawab oleh Tuhan untuk mewartakan Injil. Baginya, memberitakan Injil adalah bentuk pengabdian yang tak tergantikan. Ia menjadikan dirinya hamba semua orang agar dapat memenangkan sebanyak mungkin jiwa. Ini menunjukkan bahwa pemberitaan Injil membutuhkan pengorbanan, kesabaran, dan keberanian.
Mazmur Tanggapan dengan ayat “Pergilah ke seluruh dunia, dan wartakanlah Injil” mengingatkan kita akan perintah Yesus untuk menyebarkan kabar baik kepada segala makhluk. Bait Pengantar Injil dari Matius 28:19a.20b juga mengingatkan kita bahwa Yesus telah memerintahkan murid-murid-Nya untuk membaptis dan mengajar semua bangsa, sambil menjamin kehadiran-Nya bersama mereka sampai akhir zaman.
Dalam Bacaan Injil dari Markus 16:15-20, Yesus menampakkan diri kepada kesebelas murid dan berkata: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Perintah ini masih relevan hingga saat ini. Tanda-tanda seperti mengusir setan, berbicara dalam bahasa baru, memegang ular, serta menyembuhkan orang sakit adalah bukti bahwa Allah bekerja melalui para pemberita Injil.
Refleksi Renungan
Santo Fransiskus Xaverius adalah contoh nyata dari seseorang yang menghidupi amanat agung Yesus. Ia meninggalkan kenyamanan Eropa untuk memberitakan Injil ke India, Jepang, dan wilayah-wilayah lain di Asia. Ia menghadapi banyak tantangan, tetapi tetap setia pada panggilannya. Kehidupannya menjadi kesaksian tentang bagaimana kita dapat mengasihi Allah dan sesama dengan sepenuh hati.
Beberapa refleksi penting yang bisa kita ambil:
- Panggilan: Apakah kita menyadari bahwa kita semua dipanggil untuk mewartakan Injil, baik melalui perkataan maupun perbuatan kita?
- Kesetiaan: Apakah kita setia pada panggilan kita, meskipun menghadapi tantangan dan penganiayaan? Apakah kita bersedia untuk berkorban demi Kristus dan Kerajaan-Nya?
- Kasih: Apakah kita mengasihi semua orang, termasuk mereka yang berbeda dari kita? Apakah kita berusaha untuk menjangkau mereka dengan kasih dan kebenaran Injil?
Pesan untuk Kita
Hari ini, marilah kita merenungkan panggilan untuk pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil kepada segala makhluk. Semoga kita diberi hikmat untuk mengenali kehendak Allah dalam hidup kita dan kekuatan untuk melaksanakannya. Mari kita berdoa agar kita selalu terbuka untuk menerima kasih dan kebenaran-Nya, serta menjadi saksi yang hidup bagi-Nya di dunia ini, seperti Santo Fransiskus Xaverius yang setia. Dan semoga kita tidak takut untuk melangkah keluar dari zona nyaman kita dan membawa terang Kristus kepada mereka yang berada dalam kegelapan.

















Komentar