LINGGA, (SOROT1.ID) — Kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali diuji di wilayah Kabupaten Lingga. Berkat respons kilat dan soliditas tinggi yang ditunjukkan oleh aparat gabungan dari Kepolisian, TNI Angkatan Laut, Marinir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, serta partisipasi aktif masyarakat, amcaman api yang melahap lahan seluas kurang lebih dua hektare di Jalan Kebun Nyiur, RT 002/RW 006, Dusun III, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, berhasil diredam, Senin (14/9/2026).
Insiden yang mulai terdeteksi sekitar pukul 11.07 WIB ini berawal dari laporan seorang warga setempat bernama Jumaliawati. Saksi mata yang melihat kepulan asap pekat di sekitar tempat tinggalnya segera melakukan pemeriksaan mandiri dan mendapati api tengah membakar area kebun. Menyadari potensi bahaya yang dapat merembet lebih luas, saksi langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran dan aparat kepolisian.
Akselerasi Tanggap Darurat di Lapangan
Respons cepat langsung dikerahkan tanpa menunggu waktu lama. Pada pukul 11.15 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Batu Berdaun bersama personel piket Satintelkam Polres Lingga dan Polsek Dabo Singkep langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan awal serta monitoring situasi.
Selang tiga menit kemudian, tepatnya pukul 11.08 WIB, seluruh kekuatan gabungan bersama unsur Damkar dan BPBD tiba di lokasi. Operasi pemadaman langsung diorganisir menggunakan mesin pompa robin, kendaraan operasional roda tiga (Motor Kaisar), pembuatan jalur pemutus api (fire break), hingga pemadaman manual menggunakan peralatan seadanya di titik-titik yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Berdasarkan analisis awal di lapangan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh sisa bara api yang menjalar dari lokasi kebakaran sebelumnya di sekitar area lahan tersebut. Kendati demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa penyelidikan mendalam masih terus berjalan untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini.
Situasi Terkendali dan Imbauan Kewaspadaan Dini
Berkat kerja keras tanpa kenal lelah dari seluruh unsur yang terlibat, proses pemadaman dan pendinginan (mopping up) secara menyeluruh berhasil menuntaskan titik-titik api. Sekitar pukul 15.00 WIB, kondisi di lokasi dinyatakan aman, terkendali, dan steril dari potensi kembalinya nyala api.
Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel lintas instansi serta warga masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan kerja sama nyata dalam menanggulangi bencana lingkungan ini.
Masyarakat kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, khususnya dengan menghindari segala bentuk aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Warga diminta untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kemunculan titik api atau kepulan asap di lingkungan sekitar demi keselamatan bersama.













