Lampu Merah Padam Akibat Gangguan Listrik: Satlantas Polresta Barelang Turunkan Personel Urai Titik Rawan Kemacetan Batam

Polri5 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Guna mencegah kelumpuhan arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi kecelakaan akibat tidak berfungsinya lampu pengatur lalu lintas (traffic light) pasca-pemadaman listrik (blackout), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang menyiagakan dan menurunkan puluhan personel di belasan titik persimpangan strategis se-Kota Batam, Senin (12/10/2026) pagi.

Aksi tanggap darurat yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, S.I.K., M.H., guna memastikan mobilitas masyarakat, khususnya para pekerja dan pelajar di jam sibuk pagi hari, tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.

banner 336x280

Untuk mengurai penumpukan kendaraan akibat padamnya traffic light, personel Satlantas Polresta Barelang disiagakan secara serentak di berbagai pos lalu lintas serta persimpangan utama Kota Batam:

  • Pusat Kota, Area Bisnis & Sentra Komersial: Simpang MCD (Pos Lalu Lintas 901), Simpang Martabak Har (Pos Lalu Lintas 902), Simpang Nagoya Thamrin (Pos Lalu Lintas 904), Simpang Baloi (Pos Lalu Lintas 905), Simpang Gelael (Pos Lalu Lintas 908), dan Simpang K Square (Pos Lalu Lintas 909).

  • Jalur Protokol & Kawasan Industri: Simpang Indomobil (Pos Lalu Lintas 906), Simpang Flyover Laluan Madani (Pos Lalu Lintas 907), Simpang Panbil (Pos Lalu Lintas 9010), Simpang Tobing (Pos Lalu Lintas 9011), Simpang Sei Harapan (Pos Lalu Lintas 9012), serta Bundaran Madani.

Di lokasi, petugas kepolisian melakukan pengaturan arus kendaraan secara langsung untuk memurai simpul kemacetan. Mengingat peningkatan volume kendaraan yang signifikan pada beberapa ruas jalan protokol, petugas juga menerapkan rekayasa arus lalu lintas situasional.

Langkah taktis yang disiapkan meliputi pengalihan arus kendaraan ke jalur alternatif hingga skema contraflow (penggunaan sebagian lajur dari arah berlawanan) pada titik-titik yang dinilai aman dan memungkinkan demi mengurai penumpukan panjang.

“Langkah ini kami lakukan untuk meminimalkan hambatan perjalanan, mengurangi potensi konflik antarkendaraan, serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat mati listriknya lampu pengatur lalu lintas. Kehadiran petugas secara langsung di persimpangan bertujuan untuk memberikan arahan agar keteraturan berkendara dan Kamseltibcarlantas tetap terwujud di Kota Batam,” tegas Kompol Afiditya Arief Wibowo.

Langkah responsif yang ditunjukkan Satlantas Polresta Barelang merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik, terutama saat terjadi gangguan sistem kelistrikan yang berdampak langsung pada fasilitas umum.

Satlantas Polresta Barelang mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan yang padam, mematuhi petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan dan hak pengguna jalan lainnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *