Benteng Alami Pesisir: Kapolda Kepri Tanam 1.000 Mangrove di Nongsa Demi Jaga Ekosistem Perbatasan

Polri9 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Polda Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat peran aktifnya dalam menjaga kedaulatan lingkungan perbatasan melalui aksi nyata pelestarian alam. Langkah strategis ini diwujudkan lewat penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu, Pantai Bale Bale, Nongsa, Kota Batam, Jumat (16/10/2026).

Aksi lingkungan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Suhendri, ini merupakan bagian dari implementasi Program Green Policing—sebuah konsep pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang diintegrasikan dengan perlindungan ekosistem lingkungan hidup.

banner 336x280

Turut hadir mendampingi Kapolda Kepri, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, Irwasda Polda Kepri, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri, para Kapolres/Ta se-Kepri, serta gabungan elemen masyarakat yang terdiri dari penggiat lingkungan, pelajar, nelayan, dan tokoh masyarakat lokal.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri menegaskan bahwa kawasan perairan Kepulauan Riau membutuhkan benteng alami guna menahan laju erosi pantai dan ancaman gelombang laut.

Penanaman pohon mangrove memiliki manfaat ekologis berlapis: selain efektif mencegah abrasi pantai, tanaman ini mampu menyerap karbon dalam jumlah besar, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, serta menjadi tempat pemijahan dan habitat berbagai biota laut yang berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan.

“Penanaman mangrove ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan Bumi Melayu. Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah perlindungan bagi kawasan pesisir, dan setiap langkah kecil yang dilakukan bersama akan membawa perubahan besar bagi generasi mendatang,” ujar Suhendri, Jumat (16/10/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak berhenti pada seremoni penanaman semata, melainkan menuntut komitmen perawatan dan pengawasan secara kontinu dari seluruh pihak agar bibit mangrove dapat tumbuh dengan optimal.

Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengelola Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu yang sukses mentransformasi kawasan yang dulunya kurang terawat menjadi destinasi ekowisata unggulan berprestasi tingkat nasional pada tahun 2022.

“Keberhasilan kawasan ini meraih prestasi nasional menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” tambah Suhendri.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan kesadaran ekologis dan bergotong-royong merawat lingkungan perbatasan agar tetap hijau, bersih, dan berkelanjutan.

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *