DESARU COAST, (SOROT1.ID) — Kemeriahan edisi ke-31 kejuaraan golf amatir terbesar di dunia, World Amateur Golfers Championship (WAGC) World Final 2026, resmi berakhir pada Jumat (30/10/2026). Selain mengukuhkan kejayaan tuan rumah Malaysia sebagai Juara Tim Dunia usai mengalahkan juara bertahan China, ajang internasional ini sukses meninggalkan kesan mendalam tentang persahabatan, integritas, dan keberagaman budaya.
Malaysia merebut trofi utama dengan mengantongi total 1.405 pukulan, disusul Thailand di peringkat kedua (1.416 pukulan) dan Indonesia di posisi ketiga (1.451 pukulan). Momen bersejarah tersebut dirayakan dalam WAGC World Final 2026 Gala Dinner & Awards Presentation yang berlangsung di Desaru Coast Conference Centre, Johor, Malaysia.
Penyatuan Lintas Generasi dan Kejutan Unik di Atas Rumput
Kejuaraan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga golf mampu meruntuhkan sekat perbedaan budaya hingga usia. Salah satu momen paling berkesan lahir dari kategori Pasangan Campuran (Mixed Pairs Team), di mana tim DNAGS asal Malaysia yang diperkuat pasangan ayah dan anak, Fazel Naghshineh dan Tara Naghshineh, berhasil menyabet gelar juara dengan skor nett 733.
WAGC 2026 juga diwarnai pencapaian ajaib dari mantan kiper legendaris Liverpool, Jerzy Dudek. Ia sukses mencetak satu-satunya Albatross sepanjang turnamen, sebuah pukulan langka yang langsung meraih apresiasi dan tepuk tangan meriah dari ratusan peserta dari 48 negara. Sementara itu, trofi kehormatan TUMBA Spirit Award dianugerahkan kepada tim Spanyol atas junjungan tinggi terhadap nilai sportsmanship dan kebersamaan.
Diplomasi Batik dan Estafet Tuan Rumah WAGC 2027 ke Vietnam
Sisi menarik lainnya tersaji melalui ajang pertukaran budaya di Festival Village. Seluruh kontestan dari berbagai penjuru dunia berkolaborasi membuat kain batik lukis tangan khas Melayu. Karya seni kolektif tersebut secara simbolis diserahkan kepada delegasi Vietnam saat pengumuman resmi Vietnam sebagai Tuan Rumah WAGC World Final 2027.
Presiden WAGC, Mr. Isac Saminathan, menyerahkan bendera kejuaraan secara resmi dan mengapresiasi dukungan penuh dari Tourism Malaysia, Tourism Johor, Johor Golf Tourism Association (JGTA), serta mitra hotel Hard Rock Hotel Desaru Coast.
Direktur Divisi Pengembangan Paket Tourism Malaysia, Puan Zuraini Abdul Ghani, menggarisbawahi bahwa perhelatan yang menghadirkan lebih dari 600 peserta ini menjadi bagian krusial dalam menyambut kampanye Visit Malaysia 2026–2027 dan Visit Johor Year 2026.
“WAGC bermakna lebih dari sekadar trofi dan gelar. Kejuaraan ini mewujudkan integritas, rasa hormat, dan kebersamaan, sekaligus menciptakan ikatan persahabatan lintas batas yang akan bertahan lama,” ungkap Puan Zuraini.



















