JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana ambisius untuk menyelenggarakan ajang maraton skala besar dengan target 50.000 peserta pada tahun 2027. Rencana ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota destinasi sport tourism yang lebih dikenal dan diminati.
“Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang betul-betul dikenal sebagai pusat sport tourism. Salah satu hal yang perlu didorong adalah tren lari yang sedang booming saat ini, baik itu lari jarak 5 kilometer, 10 kilometer, half marathon, maupun full marathon,” ujar Pramono dalam acara di Balai Kota Jakarta, Minggu (7/12/2025).
Pramono menjelaskan bahwa penyelenggaraan maraton berskala besar akan dilakukan secara bertahap. Target peserta akan meningkat setiap tahunnya, mulai dari 40.000 peserta pada 2024, 40.000 peserta pada 2026, dan akhirnya mencapai 50.000 peserta pada 2027.
Untuk mendukung ekosistem lari yang lebih kuat, Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan JEKATE Running Series. Rangkaian lomba lari yang digagas oleh PAM JAYA akan diselenggarakan di lima kota administratif serta satu kabupaten pada 2026.
“Kami memberikan kesempatan seperti ini karena PAM JAYA adalah pemain baru. Kami sepenuhnya mendukung JEKATE Running Series, termasuk untuk lima kota dan satu kabupaten. Ini akan dilakukan secara bertahap,” kata Pramono.
Ia menambahkan bahwa tema kegiatan “Explore the City, Own Your Flow” diharapkan dapat benar-benar diwujudkan dengan memanfaatkan ruang kota secara optimal. Untuk mendukung kelancaran acara, Pramono meminta Dinas Perhubungan menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk opsi penutupan jalan jika diperlukan.
“Untuk itu, harus ada perbedaan. Nanti saya minta Dinas Perhubungan kalau memang serius ingin menutup jalan, itu tidak masalah,” ujarnya.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menyebutkan bahwa gelaran perdana JEKATE Running Series akan menargetkan sekitar 5.000–10.000 peserta. Ajang ini akan dimulai pada 14 Desember 2025 di Epiwalk, Rasuna Said, dengan melibatkan sekitar 4.100 pelari untuk kategori 5K dan 10K.
“Staging pertama memang kami tidak banyak. Target awalnya 5.000 sampai 10.000 peserta. Nanti staging berikutnya kami harapkan bisa meningkat. Kuotanya akan meningkat,” ucap Arief.
Arief menuturkan bahwa JEKATE Running Series menjadi pintu masuk menuju penyelenggaraan lomba yang lebih besar pada 2026 saat rangkaian mulai digelar di seluruh wilayah Jakarta.
“Sebagai penyedia layanan air bersih, kami percaya bahwa kesehatan warga dimulai dari akses air yang aman, gaya hidup aktif, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui JEKATE Running Series, kami ingin mengajak masyarakat menjaga kesehatan sekaligus menjaga air—dua hal yang tidak dapat dipisahkan bagi keberlanjutan Jakarta,” kata Arief.




















Komentar