SRAGEN, (SOROT1.ID) – Kabupaten Sragen di Jawa Tengah selama ini kerap kali diidentikkan publik dengan destinasi wisata prasejarahnya, Museum Manusia Purba Sangiran. Namun, siapa sangka jika “Bumi Sukowati” ini juga menyimpan kekayaan gastronomi tersembunyi yang siap menggagalkan program diet Anda.
Di balik kesahajaan kotanya, Sragen memiliki barisan kuliner legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun dari generasi ke generasi. Cita rasa yang ditawarkan sangat khas dan autentik, mulai dari kelembutan sate kambing muda, kehangatan soto rempah tradisional, hingga menu berbahan tempe semangit (hampir busuk) yang menjadi identitas kuliner lokal setempat.
Bagi Anda yang tengah merencanakan agenda liburan keluarga atau sekadar melintasi jalur Sragen, berikut adalah lima destinasi kuliner legendaris yang wajib masuk ke dalam daftar petualangan rasa Anda:
1. Sate Kambing H. Widi: Daging Empuk dengan Bumbu Turun-Temurun
Bagi para pencinta olahan daging kambing, Warung Sate Kambing H. Widi di kawasan Sragen Tengah adalah persinggahan pertama yang hukumnya wajib. Warung ini sangat populer karena konsisten menyajikan daging kambing muda dengan tekstur yang sangat empuk dan—yang paling penting—bebas dari aroma prengus.
Proses pembakarannya pun masih mempertahankan cara tradisional menggunakan arang, sehingga menghasilkan aroma bakaran yang menggoda selera. Disajikan bersama guyuran bumbu kecap manis yang kental, irisan bawang merah, cabai rawit, dan tomat segar, seporsi sate ini terasa sangat sempurna dinikmati setelah lelah berkeliling destinasi wisata kota.
2. Soto Girin: Kuah Rempah Pekat dari Tungku Kayu Bakar
Ikon kuliner Sragen berikutnya jatuh pada Soto Girin. Berbeda dari sajian soto pada umumnya yang berkuah bening, Soto Girin menyuguhkan kuah yang cenderung lebih pekat dan gurih kaya rempah.
Rahasia kelezatannya terletak pada proses memasak yang tidak berubah sejak dulu: menggunakan tungku kayu bakar tradisional dan periuk yang terbuat dari tanah liat. Teknik memasak kuno inilah yang membuat saripati rempahnya keluar secara maksimal dan melahirkan aroma smoky yang khas. Semangkuk soto hangat ini sangat ideal dijadikan menu sarapan penambah energi di pagi hari.
3. Botok Mercon Mbah Wiro: Sensasi Pedas yang Membakar Lidah
Jika Anda bosan dengan masakan Jawa yang cenderung manis dan ingin menantang adrenalin lidah, Botok Mercon Mbah Wiro adalah jawabannya. Botok yang biasanya identik dengan rasa gurih manis, di tangan Mbah Wiro disulap menjadi hidangan yang sangat berani dengan tingkat kepedasan yang luar biasa.
Adonan botok yang berisi campuran daging ayam kampung atau ikan patin, kelapa parut, dan gilingan sambal cabai rawit melimpah dibungkus rapi menggunakan daun pisang sebelum dikukus. Perpaduan aroma daun pisang yang layu berbaur dengan uap pedas bumbu mercon dijamin langsung membuat keringat Anda bercucuran sejak suapan pertama.
4. Lesehan Mbah Pine: Kehangatan Masakan Rumahan Khas Jawa
Berdiri sejak tahun 1993, Lesehan Mbah Pine menawarkan suasana makan komunal yang hangat layaknya berada di rumah nenek sendiri. Warung ini menjadi favorit keluarga karena menyediakan aneka menu rumahan khas Jawa Tengah dengan bumbu yang berani.
Menu-menu segar seperti trancam (sayuran mentah dengan kelapa parut berbumbu), sego tumpang, hingga berbagai pilihan lauk tradisional seperti ayam goreng kampung dan baceman tersaji rapi di sini. Konsep tempat makan lesehan yang sederhana justru menambah keakraban momen bersantap bersama keluarga besar.
5. Sambal Tumpang: Mahakarya Kuliner Berbahan Tempe Semangit
Belum sah rasanya mengklaim sudah ke Sragen jika belum mencicipi Sambal Tumpang. Kuliner ikonik ini memanfaatkan bahan dasar yang unik, yaitu tempe semangit (tempe yang sengaja difermentasikan lebih lama hingga mengeluarkan aroma kuat). Tempe tersebut kemudian dihancurkan dan dimasak bersama santan kental, cabai, serta bumbu dapur lainnya.
Secara tampilan, menu ini sekilas mirip dengan nasi pecel karena disiramkan di atas sayuran rebus dan nasi hangat. Namun saat dicicipi, karakternya sangat kaya: perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dengan aroma khas fermentasi tempe yang legit. Salah satu sentra Sambal Tumpang yang legendaris dan ramai diburu wisatawan terletak di kawasan Masaran, Sragen.
Melalui keaslian resep turun-temurun yang terus dijaga, berburu kuliner di Kabupaten Sragen akan memberikan memori perjalanan yang berbeda. Liburan keluarga tidak hanya meninggalkan dokumentasi visual yang indah, tetapi juga kenangan rasa yang melekat erat di ingatan. (***)
Editor : Ramadhan













Komentar