JAKARTA — Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia musik tanah air. Bambang Sutrisno atau yang lebih dikenal sebagai Trisno, pemegang posisi bassist dari grup musik rock Pas Band, tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah didiagnosis mengalami gagal ginjal.
Kondisi kesehatan musisi senior ini pertama kali diungkapkan oleh rekan satu bandnya, drummer Pas Band Sandy Andarusman.
Menurut Sandy, gelagat penurunan kesehatan Trisno sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir, seperti kondisi kaki yang mulai membengkak dan tubuh yang tampak kurus.
Namun, karakter “rock n roll” yang melekat pada diri Trisno membuatnya kerap menolak untuk melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh.
“Sebenarnya sudah beberapa tahun ini kami melihat ada yang enggak beres sama kesehatan Trisno, seperti kaki yang membengkak, agak kurus. Tapi memang Trisno itu rock n roll banget, enggak mau benar-benar periksa ke dokter,” ungkap Sandy melalui pesan WhatsApp kepada awak media.
Kondisi kesehatan Trisno akhirnya memburuk drastis pada pekan lalu, memaksa rekan-rekan bandnya segera melarikan diri ke rumah sakit karena tubuhnya sudah sangat melemah. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis lanjutan, vonis berat dijatuhkan di mana fungsi ginjal Trisno dilaporkan hanya tersisa 5 persen.
Akibat penurunan fungsi ginjal yang drastis ini, Trisno kini harus menjalani prosedur cuci darah (hemodialisis) secara rutin. Selain gagal ginjal, situasi kian pelik karena tim medis mendapati adanya sumbatan pembuluh darah di bagian kepala yang berisiko memicu stroke, sehingga ia juga harus menjalani operasi penghentian sumbatan.
Demi menjaga proses pemulihan agar berjalan optimal, pihak keluarga dan rumah sakit memperketat aturan bezuk. Kunjungan dibatasi secara ketat lantaran kondisi pascaoperasi kepala masih sangat rentan.
“Kunjungan benar-benar dibatasi karena masih rawan kejang akibat operasi kalau terlalu aktif berpikir,” jelas Sandy.
Di tengah masa pemulihan sang bassist, aktivitas panggung Pas Band dipastikan tetap berjalan normal dengan menggunakan pemain bass pengganti untuk mengisi kekosongan posisi. Mengenai langkah medis jangka panjang, opsi pencangkokan (transplantasi) ginjal juga tengah dipertimbangkan seiring dengan proses rutin cuci darah yang masih harus dijalaninya. (Red)
Editor : Ramadhan










Komentar